Terdapat beberapa rekomendasi camilan untuk penderita diabetes yang sehat dan aman dikonsumsi, asalkan dipilih dengan tepat. Camilan yang sehat dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, memberi energi di antara waktu makan, hingga membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
Namun, camilan yang tidak baik (tinggi gula, lemak jenuh, dan garam) justru bisa membuat gula darah naik dan berat badan bertambah. Maka, penting untuk memperhatikan camilan yang baik untuk penderita diabetes. Simak rekomendasinya di artikel ini.
Camilan yang Bagus untuk Penderita Diabetes
Beberapa contoh camilan sehat berdasarkan kandungan kalori dan porsinya antara lain:
1. Camilan di bawah 50 kalori
-
1 apel kecil (sekitar 85g): 37 kalori
-
80g blueberry: 32 kalori
-
80g anggur: 50 kalori
-
1 buah kiwi: 25 kalori
-
1 buah persik (sekitar 138g): 46 kalori
-
2 nanas potong cincin: 33 kalori
-
1 keju segitiga rendah lemak (25 kalori) dan 4 tomat ceri (18 kalori): 43 kalori
-
30g prem siap makan: 48 kalori
-
1 sdm kismis: 30 kalori
-
25g keju cottage (26 kalori) dengan seperempat mentimun (11 kalori): 37 kalori
-
1 x 115g jeli tanpa gula: 8-10 kalori
2. Camilan di bawah 100 kalori
-
1 roti kering (31 kalori), 25g keju cottage (26 kalori) dan 4 tomat ceri (18 kalori): 75 kalori
-
100g ceri (48 kalori) dengan 50g yogurt tawar (39,5 kalori): 87,5 kalori
-
10 almond: 61 kalori
-
80g seledri dengan (6 kalori), seperempat mentimun (11 kalori) dan hummus bit (72 kalori): 89 kalori
-
50g kacang garbanzo panggang: 79 kalori
3. Camilan di bawah 150 kalori
-
1 sdm (15g) selai kacang (91 kalori) dioleskan pada irisan apel kecil (37 kalori): 128 kalori
-
125g yogurt tawar (99 kalori) ditambah 80g raspberry (20 kalori): 119 kalori
-
3 roti kering (93 kalori) dan 50g keju cottage (52 kalori): 145 kalori
-
20g biji labu: 114 kalori
-
25g keju Edam (85 kalori) dan 1 apel kecil (37 kalori): 122 kalori
-
30g aprikot kering (56 kalori) dan 10g almond (61 kalori): 117 kalori
4. Camilan di bawah 10g karbohidrat
Jika Anda menderita diabetes tipe 1 dan sudah belajar menghitung karbohidrat, biasanya camilan yang mengandung kurang dari 10 gram karbohidrat tidak memerlukan suntikan insulin tambahan.
Namun, jika Anda menggunakan pompa insulin, ada kemungkinan camilan kecil tetap perlu disertai dosis insulin bolus. Konsultasi dengan dokter untuk memastikan apakah Anda perlu menambahkan insulin atau tidak, sebab kebutuhan setiap orang bisa berbeda.
Bagi penderita diabetes tipe 2 yang mencoba membatasi karbohidrat, camilan rendah karbohidrat ini sangat direkomendasikan untuk Anda:
-
115g jeli tanpa gula: 1,2g karbohidrat dan 8 kalori
-
30g almond: 2g karbohidrat dan 184 kalori
-
30g hummus (3g karbohidrat dan 92 kalori) dan 80g paprika iris segar (2g karbohidrat dan 12 kalori): 5g karbohidrat dan 104 kalori
-
1 butir telur rebus cincang: 0g karbohidrat dan 79 kalori
-
Setengah buah alpukat (70g): 1g karbohidrat dan 133 kalori (ini meskipun tinggi kalori, kalori tersebut berasal dari lemak sehat)
-
1 buah kiwi: 5g karbohidrat dan 25 kalori
Camilan yang Harus Dihindari
Berikut ini daftar camilan yang harus dihindari para penderita diabetes:
-
Makanan manis (kue, permen, cokelat susu)
-
Minuman manis dan soda
-
Camilan tinggi lemak jenuh dan garam (keripik, gorengan)
-
Biskuit dan roti dari tepung putih
Sebenarnya, jika dikonsumsi dalam batas aman, semua camilan masih bisa diterima oleh penderita diabetes. Untuk itu, tanyakan kepada dokter atau ahli gizi Anda tentang gramasi dari camilan yang boleh Anda konsumsi.
Bahan Pengganti dalam Camilan
Anda tetap bisa ngemil dengan nyaman dengan mengganti beberapa bahan dengan yang lebih ramah untuk penderita diabetes. Berikut adalah beberapa cara jika Anda ingin mengonsumsi camilan yang lebih sehat:
-
Ganti sebungkus keripik dengan popcorn tawar. Anda bisa menambahkan kayu manis untuk rasa manis.
-
Ganti keju dan kerupuk dengan beberapa kerupuk gandum utuh dan 20-30g keju matang. Keju matang memiliki rasa yang lebih kuat sehingga Anda membutuhkan lebih sedikit gramasi keju. Tingkatkan jumlah sayuran Anda dengan irisan tomat dan bawang bombai.
-
Ganti cokelat susu dengan 2 atau 3 potong dark chocolate (cokelat hitam). Cokelat hitam memiliki rasa yang lebih kuat sehingga Anda tidak perlu memakai terlalu banyak.
-
Ganti es krim dengan pisang beku atau yoghurt tawar beku dengan beri.
-
Ganti kue dan biskuit cokelat dengan biskuit polos seperti rich tea atau biskuit digestif polos yang dibuat dengan minyak bunga matahari, bukan mentega dan minyak sawit.
-
Ganti minuman bersoda manis dengan air yang diberi rasa mint atau buah segar.
-
Ganti permen dengan anggur beku atau blueberry beku.
-
Ganti kacang asin dengan kacang tawar.
Kapan Saat yang Baik untuk Camilan?
Camilan idealnya dikonsumsi:
-
Di antara waktu makan utama jika jeda makan cukup panjang
-
Saat berisiko mengalami gula darah rendah, terutama bagi pengguna insulin atau obat tertentu
-
Ketika benar-benar lapar, bukan karena bosan atau stress
Menghindari camilan larut malam juga dianjurkan, karena kebutuhan energi tubuh menurun saat tidur. Jika tetap lapar di malam hari, pilih camilan ringan seperti buah, sayuran, atau yoghurt tawar.
Artikel ini Disusun Oleh Mirna S. Tim Medis Klinik kirana dan Sudah ditinjau oleh : dr. Hadi Purnomo - Kepala Dokter Klinik Kirana
Baca Proses Editorial Klinik Kirana disini : Proses Editorial
- Diabetes UK. Healthy food swaps: snacks. Diabetes UK. https://www.diabetes.org.uk/living-with-diabetes/eating/healthy-swaps/healthy-swaps-snacks