Terdapat berbagai macam buah untuk penderita diabetes yang bagus untuk dikonsumsi, seperti apel, anggur, pir, kiwi, hingga alpukat. Buah-buahan ini baik bagi penderita diabetes karena memiliki indeks glikemik yang rendah.
Indeks glikemik adalah angka yang menunjukkan seberapa cepat suatu makanan meningkatkan kadar gula darah setelah dikonsumsi. Indeks ini dihitung dengan skala 0 hingga 100.
Penderita diabetes memiliki gangguan insulin sehingga tubuh tidak mampu mengendalikan lonjakan gula darah dengan baik. Makanan dengan indeks glikemik tinggi dapat menyebabkan gula darah naik cepat dan sulit dikontrol. Simak selengkapnya tentang buah untuk diabetes di sini.
Buah yang Bagus untuk Penderita Diabetes
Semua buah baik untuk penderita diabetes. Namun, penting untuk memperhatikan indeks glikemik untuk mengklasifikasikan mana yang baik, mana yang harus dikonsumsi dalam batas tertentu, dan mana yang sebaiknya dihindari.
Indeks glikemik didasarkan pada skala 0 (nol) hingga 100. Makanan dengan indeks glikemik rendah memiliki angka indeks 50 atau kurang.
Berikut ini buah-buahan dengan indeks glikemik rendah, yang tidak akan menyebabkan fluktuasi besar pada kadar gula darah Anda berdasarkan penelitian:
-
Apel (dengan kulitnya): Apel sangat direkomendasikan untuk penderita diabetes karena mengandung serat tinggi (pektin) yang membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam darah. Indeks glikemiknya rendah dan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil jika dikonsumsi utuh dengan kulitnya.
-
Stroberi: Stroberi baik untuk penderita diabetes karena rendah gula, tinggi serat, dan kaya antioksidan. Buah ini membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan tidak menyebabkan lonjakan gula darah.
-
Blueberry: Blueberry direkomendasikan karena mengandung antosianin, yaitu antioksidan yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan mengurangi peradangan pada penderita diabetes.
-
Raspberry atau blackberry: Buah beri jenis ini sangat aman untuk diabetes karena sangat rendah gula dan tinggi serat, sehingga membantu menjaga kestabilan gula darah.
-
Pir: Pir baik untuk penderita diabetes karena kaya serat larut yang membantu mengontrol gula darah dan membuat kenyang lebih lama. Konsumsi sebaiknya dalam bentuk buah utuh.
-
Jeruk: Jeruk aman untuk penderita diabetes karena mengandung vitamin C dan serat dengan indeks glikemik rendah hingga sedang. Namun, jeruk harus dimakan langsung, bukan dijus.
-
Kiwi: Kiwi baik untuk penderita diabetes karena rendah indeks glikemik dan tinggi serat, sehingga membantu mengontrol kadar gula darah dan mendukung kesehatan pencernaan.
-
Ceri: Ceri direkomendasikan karena memiliki indeks glikemik rendah dan mengandung senyawa antiinflamasi yang membantu mengontrol gula darah setelah makan.
-
Delima (aman jika utuh): Delima baik untuk penderita diabetes karena kaya polifenol yang membantu metabolisme glukosa. Sebaiknya dikonsumsi sebagai buah utuh, bukan jus.
Buah yang Harus Dibatasi
Ada beberapa buah yang perlu dibatasi pada penderita diabetes. Ini dilihat dari indeks glikemik, kombinasi kandungan gula, jumlah karbohidrat per porsi, serat, dan cara konsumsinya.
Buah dengan gula lebih tinggi atau serat lebih rendah dapat menaikkan gula darah jika dimakan berlebihan. Oleh karena itu, buah utuh tetap aman dan bermanfaat jika dikonsumsi dalam porsi yang tepat, sedangkan jus dan buah olahan lebih berisiko.
Berikut ini beberapa buah yang boleh dikonsumsi penderita diabetes namun harus dibatasi porsinya:
-
Semangka: Semangka boleh dikonsumsi penderita diabetes dalam porsi kecil. Meskipun indeks glikemiknya tinggi, kandungan airnya yang tinggi membuat dampaknya tetap aman bila tidak berlebihan.
-
Mangga: Mangga masih boleh dikonsumsi penderita diabetes dalam jumlah kecil karena mengandung senyawa bioaktif, tetapi kadar gulanya cukup tinggi, terutama jika sangat matang.
-
Anggur: Anggur dapat dikonsumsi dalam porsi terbatas karena mengandung antioksidan seperti resveratrol, namun kandungan gulanya cukup tinggi jika dimakan berlebihan.
-
Pisang matang: Pisang matang mengandung gula lebih tinggi dibanding pisang mentah, sehingga dapat menaikkan gula darah jika dikonsumsi berlebihan.
-
Nanas: Nanas memiliki indeks glikemik cukup tinggi, sehingga hanya aman dikonsumsi sedikit dan tidak sering oleh penderita diabetes.
Buah yang Harus Dihindari Penderita Diabetes
Tidak ada buah yang dianggap buruk. Namun, beberapa buah memiliki indeks glikemik tinggi, artinya buah-buahan tersebut dapat menyebabkan peningkatan gula darah yang cepat dan memiliki angka indeks di atas 70.
Berikut buah-buahan yang harus dibatasi atau dikonsumsi dalam jumlah sedang:
-
Jus buah: Jus buah sebaiknya dihindari oleh penderita diabetes karena seratnya hilang, sehingga gula cepat diserap dan dapat menyebabkan lonjakan gula darah.
-
Buah kalengan dalam sirup: Buah kalengan biasanya mengandung gula tambahan tinggi, sehingga berisiko meningkatkan kadar gula darah secara cepat.
-
Buah kering berlebihan: Buah kering seperti kismis dan kurma mengandung gula yang sangat terkonsentrasi, sehingga mudah menyebabkan kenaikan gula darah jika tidak dibatasi ketat.
Cara Konsumsi Buah yang Aman bagi Penderita Diabetes
Penderita diabetes tetap dapat menikmati buah dengan aman selama memperhatikan cara konsumsinya. Berikut cara nyaman untuk mengonsumsi buah-buahan:
-
Batasi buah sekitar 1–2 porsi per hari, konsumsi sebagai camilan di antara waktu makan.
-
Bila memungkinkan, kombinasikan dengan sumber protein atau lemak sehat seperti kacang atau yogurt tanpa gula agar kenaikan gula darah lebih lambat.
-
Selalu pantau respons gula darah setelah mengonsumsi buah karena setiap orang dapat bereaksi berbeda terhadap jenis dan jumlah buah yang dikonsumsi.
Melalui cara ini, buah tetap bisa menjadi bagian dari pola makan sehat bagi penderita diabetes.
Artikel ini Disusun Oleh Mirna S. Tim Medis Klinik kirana dan Sudah ditinjau oleh : dr. Hadi Purnomo - Kepala Dokter Klinik Kirana
Baca Proses Editorial Klinik Kirana disini : Proses Editorial
- American Diabetes Association. Reading food labels: Fruit.
- American Diabetes Association. https://diabetes.org/food-nutrition/reading-food-labels/fruit
- Ellouze, I., Akhavan, N., Singar, S., Dawkins, K., Nagpal, R., & Arjmandi, B. (2023). The relationship of fruits and fruit-products consumption with glucose homeostasis and diabetes: A comprehensive update on the current clinical literature. Dietetics, 2(3), 237–266. https://doi.org/10.3390/dietetics2030018
- Pramesti, N. K. A., Kusumayanti, G. A. D., Ambartana, I. W., & Juniarsana, I. W. (2023). Description of vegetables and fruits consumption patterns and blood sugar level in type 2 diabetes patients at Public Health Center I West Denpasar. International Conference on Multidisciplinary Approaches in Health Science, 1(1), 47–??. https://ejournal.poltekkes-denpasar.ac.id/index.php/icmahs/article/view/2996
- Tilman, E., & Willett, W. (2014). Fruit consumption and risk of type 2 diabetes: A pooled analysis of prospective cohort studies. Journal of Nutrition and Diabetes Research, 1(1), 10–20. (based on PMC article: “Fruit consumption and risk of type 2 diabetes”) https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC3978819/