Lakukan Ini Jika Tangan Bengkak Setelah Infus

Perawatan July 15, 2023 Penulis : Mirna S
Lakukan Ini Jika Tangan Bengkak Setelah Infus

Pada beberapa kondisi medis, pemasangan infus menjadi prosedur medis yang hampir selalu dilakukan. Infus dapat membantu memenuhi asupan nutrisi pada pasien yang sedang sakit, hingga menjadi jalur masuknya obat saat pasien berada di kondisi yang tidak memungkinkan untuk obat masuk melalui jalur oral.

Seperti tindakan medis lainnya, pemasangan infus juga memiliki resiko medis yang bisa terjadi. Mungkin kamu bertanya-tanya, kenapa saat di infus terasa nyeri atau tanganmu menjadi bengkak setelah di infus. Jika kamu mengalami hal tersebut, kamu bisa melakukan beberapa hal berikut ini.

1. Kompres dengan Air Hangat atau Air Dingin 

Mengompres tangan dapat meringankan gejala tangan bengkak setelah di infus. Suhu hangat pada air bisa membuat otot menjadi lemas dan membantu meningkatkan aliran darah menuju tangan. Sedangkan air dingin dapat mengurangi rasa nyeri dan pembengkakan yang terjadi.

Kamu bisa mengompres tangan yang bengkak dengan kedua jenis air tersebut, lakukan pengompresan secara bergantian sesuai dengan kondisi pada tangan yang bengkak tersebut.

2. Lakukan Peregangan Tangan

Kamu bisa melakukan peregangan tangan untuk meredakan bengkak setelah infus. Cairan tubuh dapat berkumpul pada tangan dan memperparah kondisi bengkak yang terjadi, dengan melakukan peregangan tangan agar sirkulasi cairan menjadi normal dan lancar. Namun, jangan sampai melakukan peregangan yang ekstrim, karena aktivitas tersebut justru bisa menimbulkan rasa sakit pada tangan yang bengkak.

3. Minum Obat pereda Rasa Nyeri 

Meminum obat pereda nyeri dapat mengurangkan rasa sakit yang timbul akibat tangan bengkak setelah di infus. Rasa sakit yang nyeri biasanya tidak berlangsung lama, namun sensasi nyeri tersebut bisa mengganggu aktivitas fisik yang kamu jalani. Kamu bisa meminum obat-obatan pereda nyeri yang dijual secara bebas seperti ibuprofen pada apotek terdekat.

CEK PROMO INFUS DIRUMAH HOMECAREDOKTER DISINI - MULAI DARI 399RB SAJA

4. Mengangkat Tangan yang Mengalami Pembengkakan

Kamu bisa mencoba mengangkat tangan yang mengalami pembengkakan untuk meredakan bengkak yang terjadi. Posisikan tangan lebih tinggi dari jantung, kurang lebih 30 menit dan bisa kamu lakukan beberapa kali secara rutin. Jika kamu berada pada posisi yang sulit untuk berdiri, kamu bisa melakukan gerakan tersebut sambil berbaring. Letakkanlah tangan pada benda yang tinggi, seperti bantal atau guling untuk meningkatkan aliran darah menuju jantung.

5. Jaga Kebersihan Lengan Pasca Infus

Pembengkakan yang terjadi bisa saja terjadi karena ada infeksi pada bekas suntikan, pastikan kamu menjaga kebersihan lengan pasca di infus. Jika area suntikan infus terasa gatal, nyeri, hingga mati rasa pastikan segera laporkan kepada tenaga medis yang ada, karena gejala tersebut bisa mengindikasikan terjadinya infeksi pada area infus. Serta selalu pastikan area suntikan infus tidak basah dan tetap kering, guna mencegah terjadinya infeksi dan jarum infus yang terlepas.

Pelayanan Infus di Rumah bersama Klinik Kirana 

Source Gambar: Pexels

Beberapa kondisi yang bisa terjadi setelah infus, seperti nyeri atau tangan bengkak bisa diminimalisir terjadi jika ditangani oleh tenaga medis profesional dan berpengalaman. Tak hanya itu, pemberian dosis juga akan diperhitungkan dengan teliti agar menghindari terjadinya hal buruk yang dapat terjadi.

Apabila pasien yang membutuhkan infus berada pada kondisi yang tidak memungkinkan untuk keluar rumah, kamu bisa memanfaatkan layanan homecare di Klinik Kirana. Tenaga kesehatan yang dimiliki Klinik Kirana sudah berpengalaman dalam melakukan pelayanan infus di rumah, sehingga dapat meminimalisir terjadinya kondisi-kondisi yang telah dijelaskan diatas.

Layanan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhanmu, dan tak perlu khawatir dengan biaya yang tidak masuk akal. Karena Klinik Kirana memiliki biaya yang transparan dari setiap layanan yang dipesan.

Kamu bisa berkonsultasi mengenai pelayanan infus di rumah bersama Klinik Kirana pada halaman ini.

Artikel ini sudah di tinjau oleh: Dr. Hadi

Artikel Terkait
Artikel Terbaru