Vitamin untuk Lansia Agar Tidak Lemas: Panduan Lengkap untuk Keluarga

Mirna S 15 Jun 2026
Vitamin untuk Lansia Agar Tidak Lemas: Panduan Lengkap untuk Keluarga

Vitamin untuk lansia adalah nutrisi penting yang membantu menjaga energi, daya tahan tubuh, kepadatan tulang, dan fungsi otak seiring bertambahnya usia. Beberapa vitamin yang umum direkomendasikan untuk lansia meliputi vitamin B kompleks, vitamin C, vitamin D, kalsium, dan zinc. Berikut penjelasannya untuk membantu keluarga merawat lansia di rumah.

Menurut penelitian National Institute on Aging, ada beberapa vitamin yang direkomendasikan untuk lansia atau orang di atas 51 tahun. Beberapa di antaranya adalah vitamin A, B1, B2, B3, B6, B12, vitamin C, calcium, vitamin D, vitamin E, Folate, vitamin K, magnesium, dan potassium.

Sebenarnya, kebutuhan vitamin di atas dapat dipenuhi hanya dari makanan yang dikonsumsi lansia. Selagi makanan tersebut bergizi, vitamin akan otomatis terpenuhi. Namun, tidak ada salahnya jika Anda ingin menggunakan multivitamin untuk dosis yang lebih tepat. Simak penjelasannya berikut ini.

Vitamin untuk Lansia Agar Tidak Lemas

Untuk mengatasi lansia yang sering lemas, vitamin yang membantu adalah vitamin B1 (thiamin), vitamin B12, dan vitamin C. Ketiganya mendukung pembentukan energi dan menjaga daya tahan tubuh, sehingga lansia dapat tetap bugar menjalani aktivitas sehari-hari.

Vitamin B1 (Thiamin)

  • Sumber alami vitamin B1: Daging-dagingan, ikan, biji-bijian utuh, roti, sereal, dan pasta yang diperkaya thiamin.
  • Merk vitamin B1 di apotek: Vitamin B1 IPI, Neurobion, Beneuron, Arcalion, Bioron, Farbion, dll.
  • Dosis yang dianjurkan untuk pria: Pria usia 51 ke atas sebaiknya mengonsumsi 1,2 mg setiap hari.
  • Dosis yang dianjurkan untuk wanita: Wanita usia 51 tahun ke atas sebaiknya mengonsumsi 1,1 mg setiap hari.

Vitamin B12

  • Sumber alami vitamin B12: Daging, ikan, unggas, susu, dan sereal sarapan yang diperkaya B12.
  • Merk vitamin B12 di apotek: Vitamin B12 IPI, Neurobion Forte (mengandung B1, B6, B12), dan Samco B Complex + B12.
  • Dosis yang dianjurkan untuk pria: Pria usia 51 tahun ke atas membutuhkan 2,4 mcg setiap hari.
  • Dosis yang dianjurkan untuk wanita: Wanita usia 51 tahun ke atas membutuhkan 2,4 mcg setiap hari.

Vitamin C

  • Sumber alami vitamin C: Buah jeruk, tomat, dan kentang.
  • Merk vitamin C di apotek: Blackmores Daily Immune C, Enervon-C, Holisticare Ester C, Vitacimin, Vitamin C IPI.
  • Dosis yang dianjurkan untuk pria: Pria usia 51 tahun ke atas sebaiknya mengonsumsi 90 mg setiap hari.
  • Dosis yang dianjurkan untuk wanita: Wanita usia 51 tahun ke atas sebaiknya mengonsumsi 75 mg setiap hari.

Vitamin Lansia untuk Penambah Nafsu Makan

Vitamin yang dapat membantu menambah nafsu makan pada lansia antara lain zinc (seng), vitamin B kompleks, dan vitamin B1, yang berperan dalam metabolisme energi serta memicu sinyal lapar alami tubuh. Selain itu, vitamin B6, B12, A, C, dan D juga turut mendukung nafsu makan. Berikut ulasannya:

Vitamin B1, B6, B12

Untuk ulasan dan rekomendasi vitamin B1 dan B12, dapat Anda baca kembali di atas. Selanjutnya, ulasan untuk B6 adalah:

  • Sumber alami vitamin B6: Ikan, hati sapi, kentang, dan buah-buahan (kecuali jeruk).
  • Merk vitamin B6 di apotek: Trifa, Neurodex, Neurobion.
  • Dosis yang dianjurkan untuk pria: Pria berusia 51 tahun ke atas sebaiknya mengonsumsi 1,7 mg setiap hari.
  • Dosis yang dianjurkan untuk wanita: Wanita usia 51 tahun ke atas sebaiknya mengonsumsi 1,5 mg setiap hari.

Vitamin D

Vitamin D berperan untuk kesehatan tulang, fungsi sistem kekebalan tubuh, dan pengaturan suasana hati. Vitamin D bekerja dengan memodulasi hipotalamus, yang berperan dalam pengaturan nafsu makan dan meringankan gejala depresi yang dapat menekan rasa lapar.

  • Sumber alami vitamin D: Sinar matahari pagi, ikan berlemak, minyak hati ikan, susu, dan produk susu yang diperkaya vitamin D.
  • Merk vitamin D di apotek: Blackmores D3 1000 IU, D3 IPI 1000 IU, Nutrimax Vitamin D3, dan masih banyak lagi.
  • Dosis yang dianjurkan untuk pria: Pria 51-70 tahun membutuhkan setidaknya 15 mcg (600 IU) setiap hari dan tidak lebih dari 100 mcg (4.000 IU). Pria di atas 70 tahun membutuhkan setidaknya 20 mcg (800 IU) dan tidak lebih dari 100 mcg (4.000 IU).
  • Dosis yang dianjurkan untuk wanita: Wanita berusia 51-70 tahun membutuhkan setidaknya 15 mcg (600 IU) setiap hari dan tidak lebih dari 100 mcg (4.000 IU). Wanita berusia di atas 70 tahun membutuhkan setidaknya 20 mcg (800 IU) dan tidak lebih dari 100 mcg (4.000 IU).

Vitamin C

Selain meningkatkan sistem kekebalan tubuh, vitamin C juga memfasilitasi penyerapan zat besi dan mineral penting untuk memicu rasa lapar dan energi. Vitamin C juga mendukung kesehatan usus yang secara tidak langsung dapat memengaruhi rasa lapar.

  • Sumber alami vitamin C: Buah jeruk, tomat, dan kentang.
  • Merk vitamin C di apotek: Blackmores Daily Immune C, Enervon-C, Holisticare Ester C, Vitacimin, Vitamin C IPI.
  • Dosis yang dianjurkan untuk pria: Pria usia 51 tahun ke atas sebaiknya mengonsumsi 90 mg setiap hari.
  • Dosis yang dianjurkan untuk wanita: Wanita usia 51 tahun ke atas sebaiknya mengonsumsi 75 mg setiap hari.

Vitamin A

Selain berperan dalam penglihatan, kekebalan tubuh, dan kesehatan kulit, vitamin A juga mendukung produksi hormon yang memengaruhi nafsu makan. Vitamin A membantu produksi ghrelin yang dapat meningkatkan sinyal lapar alami tubuh.

  • Sumber alami vitamin A: Produk-produk seperti telur dan susu, wortel, dan mangga.
  • Merk vitamin A di apotek: Wellness 2 A Day Multivitamin, Eyevit, Sakatonik ABC, Vitamin A IPI.
  • Dosis yang dianjurkan untuk pria: Pria usia 51 tahun ke atas sebaiknya mengonsumsi 900 mcg RAE setiap hari.
  • Dosis yang dianjurkan untuk wanita: Wanita usia 51 tahun ke atas sebaiknya mengonsumsi 700 mcg RAE setiap hari.

Zinc (Seng)

Penelitian menyebut seng atau zinc dapat membantu stimulasi nafsu makan, terutama pada populasi dengan defisiensi seng ringan hingga sedang. Selain itu zinc juga penting untuk kesehatan mata, sistem kekebalan tubuh, penyembuhan luka, serta kemampuan berpikir dan ingatan.

  • Sumber alami zinc: Daging, ikan, makanan laut, susu, telur.
  • Merk suplemen zinc di apotek: Vitalong C + Zinc, Zincore, Zinc Plus, Zegavit, dll.
  • Dosis yang dianjurkan untuk pria: Pria di atas 50 tahun membutuhkan 11 mg setiap hari.
  • Dosis yang dianjurkan untuk wanita: Wanita di atas 50 tahun membutuhkan 8 mg setiap hari.

Vitamin Tulang untuk Lansia

Untuk menjaga kesehatan tulang, lansia bisa mengonsumsi vitamin D dan kalsium. Kalsium penting untuk kesehatan tulang dan gigi, sementara vitamin D dapat membantu tubuh menyerap kalsium secara optimal sehingga tulang tetap kuat di usia lanjut.

Kalsium

  • Sumber alami kalsium: Telur, susu, berbagai produk olahan susu, tahu, kacang kedelai, ikan sarden, salmon.
  • Merk suplemen kalsium di apotek: CDR, Calcifar Plus, Blackmores Calcimag Multi.
  • Dosis yang dianjurkan untuk pria: Pria usia 51-70 tahun membutuhkan 1.000 mg setiap hari. Pria usia 71 tahun membutuhkan 1.200 mg setiap hari. Jangan mengonsumsi lebih dari 2.000 mg setiap hari.
  • Dosis yang dianjurkan untuk wanita: Wanita usia 51+ perlu 1.200 mg setiap hari. Jangan mengonsumsi lebih dari 2.000 mg setiap hari.

Vitamin D

  • Sumber alami vitamin D: Sinar matahari pagi, ikan berlemak, minyak hati ikan, susu, dan produk susu yang diperkaya.
  • Merk vitamin D di apotek: Blackmores D3 1000 IU, D3 IPI 1000 IU, Nutrimax Vitamin D3, dan masih banyak lagi.
  • Dosis yang dianjurkan untuk pria: Pria 51-70 tahun membutuhkan setidaknya 15 mcg (600 IU) setiap hari dan tidak lebih dari 100 mcg (4.000 IU). Pria di atas 70 tahun membutuhkan setidaknya 20 mcg (800 IU) dan tidak lebih dari 100 mcg (4.000 IU).
  • Dosis yang dianjurkan untuk wanita: Wanita berusia 51-70 tahun membutuhkan setidaknya 15 mcg (600 IU) setiap hari dan tidak lebih dari 100 mcg (4.000 IU). Wanita berusia di atas 70 tahun membutuhkan setidaknya 20 mcg (800 IU) dan tidak lebih dari 100 mcg (4.000 IU).

Vitamin Otak untuk Lansia

Vitamin B6, B9 (asam folat), dan B12 adalah vitamin yang bagus untuk otak lansia. Vitamin ini membantu kesehatan jantung dan pembuluh darah serta mendukung sel-sel otak dan daya ingat seiring bertambahnya usia.

Vitamin B6

  • Sumber alami vitamin B6: Ikan, hati sapi, kentang, dan buah-buahan (kecuali jeruk).
  • Merk vitamin B6 di apotek: Trifa, Neurodex, Neurobion.
  • Dosis yang dianjurkan untuk pria: Pria berusia 51 tahun ke atas sebaiknya mengonsumsi 1,7 mg setiap hari.
  • Dosis yang dianjurkan untuk wanita: Wanita usia 51 tahun ke atas sebaiknya mengonsumsi 1,5 mg setiap hari.

Vitamin B9 (Asam Folat)

  • Sumber alami asam folat: Sayuran dan buah-buahan, seperti brokoli, kubis, bayam, jeruk, kacang-kacangan, buncis, dan kacang polong.
  • Merk suplemen asam folat di apotek: Folavit, Blackmores I-Folic, Folamil Genio, dan Folavicap.
  • Dosis yang dianjurkan untuk pria: Pria berusia 51 tahun ke atas sebaiknya mengonsumsi 400 mcg DFE setiap hari.
  • Dosis yang dianjurkan untuk wanita: Wanita berusia 51 tahun ke atas sebaiknya mengonsumsi 400 mcg DFE setiap hari.

Vitamin B Kompleks

  • Sumber alami B kompleks: Daging merah, ayam, dan ikan, telur, susu, sayuran hijau, biji-bijian utuh (beras merah, gandum), serta kacang-kacangan (kacang tanah, kedelai) dan buah-buahan seperti alpukat, pisang, dan jeruk.
  • Merk vitamin B kompleks di apotek: Neurobion, Surbex-T, Vitamin B Complex IPI, Blackmores.
  • Dosis yang dianjurkan: 1 tablet sehari setelah makan.

Itulah rekomendasi vitamin untuk lansia yang bisa Anda dapatkan secara alami dari makanan maupun dari berbagai merk yang tersedia di apotek.

Kapan Lansia Perlu Tambahan Vitamin atau Infus Vitamin di Rumah?

Lansia mungkin membutuhkan tambahan vitamin atau infus vitamin ketika asupan dari makanan tidak mencukupi, misalnya saat sulit makan, baru sembuh dari sakit, daya tahan tubuh menurun, atau kesulitan menelan suplemen oral. Pada kondisi seperti ini, penyerapan nutrisi melalui saluran cerna bisa terganggu, sehingga pemberian vitamin secara langsung dapat menjadi pilihan setelah penilaian tenaga medis.

Untuk lansia yang sulit dibawa keluar rumah, layanan infus vitamin di rumah dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tanpa perlu bolak-balik ke fasilitas kesehatan. Pemberiannya dilakukan oleh tenaga medis bersertifikat sesuai indikasi dan anjuran dokter. Jika kondisi lansia membutuhkan pemeriksaan lebih menyeluruh, Anda juga dapat memanfaatkan layanan dokter ke rumah untuk lansia agar penilaian kebutuhan vitamin lebih tepat.

Pertanyaan Seputar Vitamin untuk Lansia (FAQ)

Vitamin apa yang bagus untuk lansia agar tidak lemas?

Vitamin yang membantu lansia agar tidak lemas antara lain vitamin B1, vitamin B12, dan vitamin C karena berperan dalam pembentukan energi dan menjaga daya tahan tubuh. Konsumsi sebaiknya disesuaikan dengan kondisi dan anjuran tenaga medis.

Berapa kebutuhan vitamin D harian untuk lansia?

Lansia umumnya membutuhkan asupan vitamin D yang lebih tinggi untuk menjaga kepadatan tulang. Kebutuhan setiap individu berbeda, sehingga pemeriksaan dan saran dokter dianjurkan sebelum menambah suplemen.

Apakah lansia boleh konsumsi multivitamin setiap hari?

Multivitamin dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi lansia yang asupannya kurang, namun penggunaan rutin sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter untuk menghindari kelebihan dosis tertentu.

Bagaimana jika lansia sulit makan atau menelan vitamin?

Jika lansia sulit makan atau menelan suplemen, dukungan nutrisi dapat dibantu melalui pendampingan medis di rumah, termasuk pemberian infus vitamin sesuai indikasi dan anjuran dokter.

Apakah infus vitamin untuk lansia bisa dilakukan di rumah?

Ya, infus vitamin untuk lansia dapat dilakukan di rumah oleh tenaga medis bersertifikat setelah penilaian kondisi pasien, sehingga lansia tidak perlu bolak-balik ke fasilitas kesehatan.

Artikel Terkait Seputar Lansia

Untuk perawatan lansia yang lebih menyeluruh, Anda juga dapat membaca artikel berikut:

Konsultasi Perawatan Lansia di Rumah

Merawat orang tua atau anggota keluarga lansia di rumah membutuhkan dukungan medis yang sabar dan profesional. Jika lansia di keluarga Anda sulit makan, mudah lemas, atau membutuhkan infus vitamin, Homecare Dokter dapat membantu dengan tenaga kesehatan yang ramah dan berpengalaman langsung di rumah. Layanan tersedia di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Bali, dan Makassar.

Anda bisa memesan layanan infus vitamin di rumah atau menjadwalkan panggil dokter ke rumah untuk lansia tanpa perlu repot membawa lansia ke fasilitas kesehatan. Hubungi tim Homecare Dokter melalui WhatsApp di 082122077347 untuk konsultasi kebutuhan perawatan keluarga Anda.

Artikel ini Disusun Oleh Mirna S. Tim Medis Klinik kirana dan Sudah ditinjau oleh : dr. Hadi Purnomo - Kepala Dokter Klinik Kirana

Baca Proses Editorial Klinik Kirana disini : Proses Editorial

  • 1. National Institute on Aging (NIH). Vitamins and Minerals for Older Adults. Diakses 15 Juni 2026, dari https://www.nia.nih.gov/health/vitamins-and-supplements/vitamins-and-minerals-older-adults
  • 2. NHS UK. Vitamin D. Diakses 15 Juni 2026, dari https://www.nhs.uk/conditions/vitamins-and-minerals/vitamin-d/
  • 3. NHS UK. Vitamin B12 or folate deficiency anaemia. Diakses 15 Juni 2026, dari https://www.nhs.uk/conditions/vitamin-b12-or-folate-deficiency-anaemia/
  • 4. Mayo Clinic. Calcium and calcium supplements: Achieving the right balance. Diakses 15 Juni 2026, dari https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/calcium-supplements/art-20047097
  • 5. MedlinePlus (NIH). Vitamins. Diakses 15 Juni 2026, dari https://medlineplus.gov/ency/article/002399.htm
Artikel Terkait