Arti dari Warna dan Ukuran Jarum Infus

Mirna S 26 Feb 2026
Arti dari Warna dan Ukuran Jarum Infus

Setiap warna dan ukuran jarum infus memiliki fungsi dan tujuan masing-masing. Pemilihan ukuran jarum harus disesuaikan jenis injeksi, lokasi penyuntikan, usia pasien, hingga jenis obatnya. Penggunaan ukuran yang salah dapat menyebabkan nyeri berlebihan, komplikasi lokal, gangguan efektivitas terapi, hingga risiko kegagalan prosedur.

Pengetahuan ini penting bagi Anda yang ingin melakukan infus mandiri di rumah baik untuk diri sendiri maupun keluarga Anda. Simak semua informasinya di sini.

Penjelasan Warna Jarum Infus

Jarum infus atau cannula memiliki kode warna pada bagian pangkalnya. Warna ini bukan sekadar pembeda tampilan, melainkan menunjukkan ukuran jarum (gauge/G). Sistem warna membantu tenaga medis memilih ukuran dengan cepat dan tepat, terutama dalam kondisi darurat.

Prinsip dasarnya:

  • Semakin kecil angka gauge (G) maka semakin besar diameter jarum.

  • Semakin besar diameter maka semakin cepat aliran cairan.

  • Ukuran jarum dinyatakan dalam gauge (G) dan diameter dalam milimeter (mm).

Berikut ukuran dan warna yang umum digunakan secara internasional:

  • Oranye (14G): Diameter ±2,1 mm, laju aliran ±270 mL/menit. Digunakan untuk kondisi gawat darurat dan resusitasi cepat.

  • Abu-abu (16G): Diameter ±1,7 mm, laju aliran ±180 mL/menit. Digunakan untuk operasi besar dan kebutuhan cairan cepat.

  • Hijau (18G): Diameter ±1,3 mm, laju aliran ±75–100 mL/menit. Umum untuk transfusi darah dan tindakan bedah.

  • Pink (20G): Diameter ±1,0 mm, laju aliran ±50–60 mL/menit. Paling sering digunakan untuk infus cairan rutin pada dewasa.

  • Biru (22G): Diameter ±0,8–0,9 mm, laju aliran ±30–35 mL/menit. Cocok untuk pasien dengan vena lebih kecil.

  • Kuning (24G): Diameter ±0,7 mm, laju aliran ±15–20 mL/menit. Untuk anak-anak atau vena rapuh.

  • Ungu (26G): Diameter ±0,6 mm, laju aliran ±10–15 mL/menit. Digunakan pada bayi atau neonatus.

Penjelasan Ukuran Jarum Infus

Ukuran jarum ditentukan oleh:

  • Gauge (G): Menunjukkan besar-kecilnya diameter

  • Diameter (mm): Menunjukkan ukuran fisik jarum

  • Laju aliran (mL/menit): Menunjukkan seberapa cepat cairan dapat masuk

Semakin besar diameter jarum, semakin cepat cairan dapat diberikan. Ini penting dalam situasi seperti perdarahan berat, syok, operasi besar, dan transfusi darah. Sebaliknya, pada bayi atau pasien dengan pembuluh darah kecil, digunakan jarum berdiameter kecil agar lebih aman dan mengurangi risiko cedera vena.

Pemilihan ukuran mempertimbangkan:

  • Jenis cairan (darah, obat, cairan infus biasa)

  • Kondisi vena pasien

  • Usia pasien

  • Kecepatan terapi yang dibutuhkan

Apa yang Terjadi Jika Menggunakan Ukuran yang Tidak Sesuai?

Pemilihan ukuran jarum yang tidak tepat dapat menimbulkan komplikasi, seperti rasa nyeri lebih hebat, risiko memar, pembengkakan, dan lainnya:

Jika jarum terlalu besar:

  • Rasa nyeri lebih kuat

  • Risiko memar dan perdarahan meningkat

  • Vena kecil bisa rusak

  • Tidak nyaman bagi pasien

Jika jarum terlalu kecil:

  • Cairan masuk sangat lambat

  • Tidak efektif dalam kondisi darurat

  • Transfusi darah berisiko hemolisis (kerusakan sel darah merah)

  • Prosedur menjadi lebih lama

Dalam pemasangan infus, ukuran yang tidak sesuai juga dapat menyebabkan:

  • Pembengkakan pada area suntikan

  • Infiltrasi (cairan bocor ke jaringan sekitar)

  • Infus harus dipasang ulang

Baca Juga: 8 Efek Samping Infus dan Cara Mengatasinya

Infus di Rumah Lebih Aman dengan Layanan Homecare Dokter

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, Anda sebaiknya menggunakan jarum infus di bawah pengawasan tim medis profesional. Jika Anda ingin melakukan infus di rumah dengan aman, lebih baik menggunakan layanan infus ke rumah.

Homecare Dokter menyediakan layanan infus vitamin atau multivitamin di rumah pasien. Anda tidak perlu keluar rumah dan bisa mendapatkan layanan terbaik dokter dan suster profesional hanya dari rumah Anda. Hubungi tim kami melalui WhatsApp untuk konsultasi lebih lanjut.

Artikel ini Disusun Oleh Mirna S. Tim Medis Klinik kirana dan Sudah ditinjau oleh : dr. Hadi Purnomo - Kepala Dokter Klinik Kirana

Baca Proses Editorial Klinik Kirana disini : Proses Editorial

  • IV cannula sizes, colors, flow rates and usage. IVCannula.com. https://www.ivcannula.com/blog/iv-cannula-sizes-colors-flow-rates-and-usage
  • IV catheter sizes and flow rates (Pocket card). (2025). NursingCenter. https://www.nursingcenter.com/getattachment/clinical-resources/nursing-pocket-cards/iv-catheter-sizes-and-flow-rates/Pocket-Card-IV-Catheter-Reference_February-2025.pdf.aspx
  • Intravenous catheterization reference. TeamStandMed. https://www.teamstandmed.com/h-nd-51.html
  • Zewdie, O. A., & Gebremedhin, S. K. (2022). Assessment of staff knowledge on IV cannula selection and management in clinical settings. International Journal of Health Sciences & Research, 12(5), 1–9. https://www.ijhsr.org/IJHSR_Vol.12_Issue.5_May2022/IJHSR01.pdf
Artikel Terkait