Manfaat infus multivitamin yang paling utama adalah penyerapan ke tubuh yang lebih cepat dibandingkan konsumsi multivitamin secara oral. Ini bisa terjadi karena multivitamin disuntikkan langsung ke pembuluh darah, jadi penyerapannya tidak melewati banyak medium lainnya.
Ketahui semua manfaat dari infus multivitamin, bedanya dengan infus vitamin, serta apa saja kondisi tubuh yang direkomendasikan untuk mendapatkan treatment infus multivitamin.
Apa Itu Infus Multivitamin?
Infus multivitamin adalah metode pemberian kombinasi vitamin dan mineral langsung ke dalam pembuluh darah melalui jalur intravena (IV). Melalui cara ini, zat gizi masuk langsung ke sirkulasi sistemik tanpa melalui saluran pencernaan.
Pada praktik medis, infus multivitamin umumnya digunakan sebagai bagian dari terapi nutrisi intravena, terutama pada pasien yang tidak dapat memenuhi kebutuhan vitamin dan mineralnya melalui asupan oral atau mengalami gangguan penyerapan nutrisi. Komposisi infus multivitamin dapat bervariasi, tergantung pada kondisi klinis dan kebutuhan pasien.
Apa Perbedaan Infus Vitamin dan Infus Multivitamin?
Perbedaan utama antara infus vitamin dan infus multivitamin terletak pada jenis dan jumlah zat gizi yang diberikan.
-
Infus vitamin biasanya mengandung satu atau beberapa jenis vitamin tertentu (misalnya vitamin C atau vitamin B kompleks) yang diberikan untuk tujuan atau indikasi spesifik.
-
Infus multivitamin mengandung kombinasi berbagai vitamin dan mineral dalam satu larutan. Ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan mikronutrien secara lebih menyeluruh.
Secara klinis, infus multivitamin lebih sering digunakan dalam konteks terapi nutrisi, sedangkan infus vitamin tunggal diberikan bila terdapat indikasi khusus terhadap vitamin tertentu.
Manfaat Infus Multivitamin
Berikut ini beberapa manfaat infus multivitamin jika dibandingkan dengan dikonsumsi secara oral:
1. Penyerapan vitamin lebih baik
Oleh karena diberikan langsung ke dalam pembuluh darah, vitamin dan mineral dari infus multivitamin tidak mengalami proses pencernaan dan absorpsi di saluran cerna. Ini sangat direkomendasikan untuk pasien dengan gangguan penyerapan, muntah berat, atau kondisi medis tertentu yang menghambat penyerapan nutrisi secara oral.
2. Hidrasi instan
Larutan infus multivitamin umumnya berbasis cairan sehingga secara bersamaan dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Dalam kondisi dehidrasi ringan hingga sedang, pemberian cairan intravena memang dapat meningkatkan status hidrasi dengan cepat.
Perlu diingat bahwa hidrasi melalui infus sebaiknya dilakukan berdasarkan kebutuhan medis karena pemberian cairan berlebih juga memiliki risiko.
3. Hasil lebih cepat
Karena zat gizi langsung masuk ke sirkulasi darah, efek farmakologis atau fisiologis dari vitamin tertentu dapat dirasakan lebih cepat dibandingkan konsumsi oral, terutama pada kondisi defisiensi.
4. Tubuh lebih berenergi
Beberapa orang melaporkan sensasi tubuh terasa lebih segar atau berenergi setelah infus multivitamin. Secara teori, hal ini dapat berkaitan dengan perbaikan status cairan atau koreksi kekurangan mikronutrien tertentu.
5. Bisa disesuaikan dengan kebutuhan
Salah satu keunggulan infus multivitamin dibandingkan multivitamin yang dikonsumsi oral adalah komposisinya dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pasien, misalnya pada pasien rawat inap, pasien dengan malnutrisi, atau kondisi medis tertentu.
Perlu diingat bahwa penyesuaian ini harus dilakukan oleh tenaga medis karena pemberian vitamin dan mineral secara injeksi memerlukan pertimbangan dosis, kecepatan infus, serta potensi efek samping.
Kapan Infus Multivitamin Diperlukan?
Berikut kondisi tubuh yang memerlukan multivitamin dalam bentuk infus atau injeksi:
Infus multivitamin umumnya diperlukan dalam kondisi medis tertentu, antara lain:
-
Pasien yang tidak dapat makan atau minum secara oral
-
Ada gangguan penyerapan nutrisi di saluran cerna
-
Kondisi kritis atau pascaoperasi tertentu
-
Defisiensi vitamin dan mineral yang tidak dapat dikoreksi dengan pemberian oral
Sebaliknya, pada individu sehat tanpa defisiensi nutrisi yang jelas, penggunaan infus multivitamin tidak direkomendasikan secara rutin karena manfaat tambahannya belum didukung oleh bukti ilmiah yang kuat dan tetap memiliki risiko prosedural.
Dapatkan Layanan Infus di Rumah dengan Homecare Dokter!
Anda bisa mendapatkan layanan infus multivitamin di rumah secara privat dan terpersonalisasi sesuai kebutuhan Anda hanya di Homecare Dokter. Anda tidak perlu pergi keluar rumah dan mengantri di fasilitas kesehatan Anda. Dokter dan suster profesional kami siap melayani Anda di rumah.
Daftar sekarang melalui WhatsApp dengan klik menunya di atas atau Anda bisa mengisi formulir kontak kami jika ingin menanyakan beberapa hal terlebih dulu.
Artikel ini Disusun Oleh Mirna S. Tim Medis Klinik kirana dan Sudah ditinjau oleh : dr. Hadi Purnomo - Kepala Dokter Klinik Kirana
Baca Proses Editorial Klinik Kirana disini : Proses Editorial
- Perkins, O., Leslie, S. W., & Cortes, S. (2024). Balanoposthitis. In StatPearls. StatPearls Publishing. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK567072/
- Intravenous vitamin injections: Where is the evidence? (2026). Drug and Therapeutics Bulletin, 61(10), 151–?. https://www.dtb.bmj.com/content/61/10/151
- Han X, Eggett DL, Parker TL. Evaluation of the Health Benefits of a Multivitamin, Multimineral, Herbal, Essential Oil-Infused Supplement: A Pilot Trial. J Diet Suppl. 2018 Mar 4;15(2):153-160. doi: 10.1080/19390211.2017.1331943. Epub 2017 Jul 10. PMID: 28692411. Accessed 25/01/2024
- Intravenous vitamin injections: where is the evidence? Drug Ther Bull. 2023 Oct;61(10):151-155. doi: 10.1136/dtb.2023.000006. Epub 2023 Aug 28. PMID: 37640530. Accessed 25/01/2024
- Rabl H, Khoschsorur G, Colombo T, Petritsch P, Rauchenwald M, Költringer P, Tatzber F, Esterbauer H. A multivitamin infusion prevents lipid peroxidation and improves transplantation performance. Kidney Int. 1993 Apr;43(4):912-7. doi: 10.1038/ki.1993.128. PMID: 8479129. Accessed 25/01/2024
- Peterfreund, R., & Philip, J. (2013). Critical parameters in drug delivery by intravenous infusion. Expert Opinion on Drug Delivery, 10, 1095 - 1108. https://doi.org/10.1517/17425247.2013.785519. Accessed 25/01/2024
- Oros, D., Penčić, M., Šulc, J., Čavić, M., Stankovski, S., Ostojić, G., & Ivanov, O. (2021). Smart Intravenous Infusion Dosing System. Applied Sciences. https://doi.org/10.3390/APP11020513. Accessed 25/01/2024
- Brannagan, T., Nagle, K., Lange, D., & Rowland, L. (1996). Complications of intravenous immune globulin treatment in neurologic disease. Neurology, 47, 674 - 677. https://doi.org/10.1212/WNL.47.3.674. Accessed 25/01/2024